Profil

Logo MIJSMadrasah Ibtidaiyah jenderal Sudirman Malang merupakan lembaga pendidikan Islam swasta yang didirikan atas aspirasi para calon wali murid. Hal ini dimaksudkan agar putra putri mereka mendapatkan pendidikan Islam yang berkualitas dan berprestasi bagus.
 
MI Jenderal Sudirman Malang berdiri pada tanggal 17 Juli 1987  yang menempati lahan seluas 1800 m2. Pada awalnya MI Jenderal Sudirman malang menempati gedung Madrasah Ibtidaiyyah Malang I. Seiring dengan perkembangan waktu, Halaman Sekolah MIJSMadrasah Ibtidaiyyah Jenderal Sudirman mengalami banyak perkembangan baik kualitas maupun kuantitas siswa, sehingga tidak lagi mampu menampung siswa MI Jenderal Sudirman Malang. Akhirnya MI Jenderal Sudirman Malang berpindah dan menempati gedung di jalan Sigura-gura No. 19, kemudian berpindah lagi dan menempati gedung SMA Panjura di jalan Kelud. Di tempat ini miliu yang melingkupinya kurang kondusif untuk sebuah lembaga pendidikan karena bersebelahan dengan sebuah gedung bioskop. Akhirnya pada tahun 1998 MI Jenderal Sudirman Malang menempati gedung milik sendiri di kawasan jalan Soekarno Hatta No. 1.

Pada perkembangan selanjutnya MI Jenderal Sudirman Malang melakukan berbagai terobosan terutama Lab Bahasayang berkaitan dengan inovasi pembelajaran, karenanya guru dan karyawan harus kreatif, inovatif, dan kaya gagasan. Berkat kerja keras dan upaya yang sungguh-sungguh dari setiap elemen yang ada di lembaga ini, pada bulan Mei 2005 MI Jenderal Sudirman Malang berhasil diakreditasi dan mendapatkan predikat A (Unggul) sesuai dengan Piagam Akreditasi No. A/Kw.13.4/MI/870/2005.

Dalam peningkatan kualitas SDM guru, MI Jenderal Sudirman berupaya terus menerus meningkatkan kualitas SDM guru melalui pelatihan-pelatihan yang berkerjasama dengan Konsorium Pendidikan Islam (KPI) Surabaya dan SD/ MI Unggulan yang tersebar di berbagai daerah dan lembaga lain. Karenanya MIJS dianggap sebagai rujukan dalam pengelolaan lembaga pendidikan, pembelajaran dan metodologi. 60% keberhasilan lembaga ditentukan oleh tenaga edukatifnya.

MI Jenderal Sudirman dalam melaksanakan proses pembelajaran mengacu pada Visi dan Misi sebagaimana dirumuskan oleh para pengelola madrasah.

Membina generasi dengan IMTAQ dan IPTEK menuju insan unggul.

Membekali siswa dengan aqidah, keluhuran akhlaq, dan pemahaman keilmuan sebagai dasar pengembangan di tingkatkan pendidikan selanjutnya.

Memberikan layanan yang berkualitas kepada siswa sesuai dengan perkembangan mental, fisik, dan tuntutan jaman.

Pengembangan potensi diri sebagai pondasi pengembangan kecakapan hidup.

 

Menyiapkan siswa dengan berbagai aspek yang dibutuhkan dalam rangka memberi pondasi yang bisa dikembangkan dalam studi lanjut mereka.

Membentuk siswa yang bersikap menjunjung tinggi ajaran Islam dan budaya luhur bangsa Indonesia yang dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan bakat dan minat siswa.

Melalui sistem pembelajaran yang didesain sambil bermain dan pemberdayaan sharing otak kiri dan kanan melalui BRAIN GYM dan ICE BREAKER, dapat ditargetkan sbb:

  • Mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang pernah diraih
  • Terbentuk siswa yang kreatif, ceria, cerdas, disiplin, mandiri/ percaya diri dan ber-IMTAQ
  • Memiliki lulusan yang mayoritas dapat diterima di SLTP/ MTsN unggulan/ Favorit.
  • Memiliki siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi
  • Memiliki guru yang profesional sesuai bidangnya.

 

Madrasah Ibtidaiyyah Jenderal Sudirman dikembangkan secara profesional 35 guru terlatif berlatar belakang pendidikan S1 dan S2 Agama dan Umum, seorang trainer Nasional Metodologi Pembelajaran dan 15 orang karyawan.

 

Pemberdayaan personalia di Madrasah Ibtidaiyyah Jenderal Sudirman dapat dilakukan melalui (1) persyaratan tes masuk, (2) in service training, yang berupa seminar, pelatihan disekolahkan pada jenjang tertentu, studi banding, rapat rutin tiap Sabtu

  • Kelas 1 dan 2 masing-masing dibina 2 orang guru (Team Teaching)
  • Pendekatan Quantum Teaching and Learning, Contextual Teaching and Learning, PAKEM berpusat pada siswa.
  • Learning by Playing and Skill Processing
  • Learning Support Program (LSP)
  • Mengembangkan prestasi siswa dengan Multiple Intelegence
  • Menginterpretasikan IQ, EQ, dan SQ dalam pembelajaran.
  • Super Memory System (SMS) dan Mind Mapping.

TrackBack URI

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: