ONE DAY OTOMOTIF DISCOVERY

29 Desember 2007 pukul 10:18 pm | Ditulis dalam Kegiatan | Tinggalkan komentar

Sebagai penghujung tahun 2007 kemarin sebanyak 100 siswa kelas 6 MIJS menjadikan hari Sabtu kemarin sebagai hari pengembangan diri dan penuh dengan kegiatan otomotif. Bagaimana tidak seluruh siswa diwajibkan membuat dan merangkai mobil dari bahan-bahan bekas yang dipadu dengan berbagai jenis elektronik sehingga menghasilkan sebuah mobil yang unik dan menarik walaupun itu sebatas mobil-mobilan. Walaupun terlihat sangat sederhana tapi ketika sudah dirangkai dan di cat serta dipilok kelihatan seperti mobil beneran. Siswa diminta untuk membawa bahan-bahan sendiri seperti dinamo, baterai, soder, kayu halus, koran bekas, pilok, obeng, tang, palu, patri dan masih banyak lagi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 6 baik putra maupun putri, hal ini dimaksudkan bahwa anak sejak dini sudah harus dikenalkan dengan hal-hal yang berbau teknik rancang bangun. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kerja yang masing-masing kelompok terdiri dari 5 anak putra dan putri dan masing-masing sudah diberi tugas untuk merangkai mobi-mobil bermerek seperti Mercy, Alpaht, Opel, Peageot, Suzuki, Honda, BMW, Mistubshi dan sebagainya.

https://i0.wp.com/bp1.blogger.com/_bHeVtrN7Zzc/R5VuVnK89vI/AAAAAAAAAC8/vurj_TCb5J4/s320/P1220990.JPGDari hasil kerja masing-masing kelompok ini akan dipresentasikan serta dites di depan kelas sesuai dengan jenis mobil yang dirangkai dengan perangkat-perangkat yang dibuatnya mulai dari bahan dan kecepatan mobil tersebut. Kelompok terbaik akan mendapatkan point prestasi sebagai penunjang nilai akademik sehari-hari. Kegiatan ini mendapakan sambutan yang sangat antusias dari seluruh siswa dan guru karena pada dasarnya masing-masing anak itu memiliki potensi yang berbeda yang diharapkan sejak dini potensi tersebut sudah bisa terdeteksi sehingga ini akan disampaikan kepada wali siswa agar dijadikannya referensi dalam memberikan pendidikan tambahan di rumah.

Dalam kegiatan ini tidak dibedakan antara laki-laki dan perempuan karena pada hakekatnya perempuan juga memiliki potensi diri yang sama dengan laki-laki sebagaimana kesamaan gender antara laki-laki dan perempuan sehingga kombinasi kemampuan kelompok campuran akan mendatangkan ide kreatif dan inovatif. Hal ini terbukti dengan hasil-hasil kerja siswa ini hampir seluruhnya dapat diselesaikan dengan baik dan bisa dipresentasikan dengan lancar di depan kelas.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: